PENGERTIAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN MENURUT PARA AHLI



1.      A. Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan
-          Zamroni  ( 2001) mengemukakan bahwa pendidikan kewarganegaraan adalah pendidikan demokrasi yang bertujuan untuk mempersiapkan warga masyarakat   berfikir kritis dan bertindak demokratis, melalui aktivitas menanamkan kesadaran kepada generasi baru bahwa demokrasi adalah  bentuk kehidupan masyarakat yang paling menjamin hak-hak warga  masyarakat.
-          Merphin Penjaitan ( dalamTim ICCE UIN Jakarta, 2003) mengemukan bahwa pendidikan kewarganegaraan adalah pendidikan demokrasi yang bertujuan untuk mendidik  generasi muda menjadi warga Negara yang demokratis dan partisipasip melalui suatu pendidikan yang dialogial.
-          Soedijarto ( dalam  Tim ICCE UIN Jakarta 2003) mengemukakan bahwa pendidikan kewaganegaraan adalah pendidikan politik yag bertujuan untuk membantu peserta didik menjadi warga Negara yang secara politik dewasa dan ikut serta dalam membangun system politik yang demokratis
-          Tim ICCE UIN Jakarta ( 2003) mengemukakan bahwa pendidikan kewarganegaraan adalah suatu proses yang dilakukan oleh lembaga pendidikan, dimana seseorang  mempelajari orientasi , sikap dan perilaku politik sehingga yang bersangkutan memeiliki political knowledge, awarenesst, attitude, political efficacy, dan political participation serta kemampuan mengambil keputusan politik secara rasional dan menguntungkan bagi dirinya, masyarakat dan bangsa.
B. Unsur-unsur
1. PKn adalah Pendidikan Demokrasi
2. PKn adalah Pendidikan Politik
3. Dengan tujuan mendidik generasi muda yang demokratsi dan berfikir kritis.
C. Pengertian pendidikan kewarganegaraan  menurut saya adalah pendidikan mengenai demokrasi, politik, dan dengan tujuan mendidik generasi muda yang demokratis dan berpikir kritis.

2.
NO
Tujuan PPKn
Hal-hal yang dilakukan berkenaan dengan tujuan Pkn


sudah
sedang
akan
1.       
Membentuk kecakapan partisipasif yang bermutu dan bertanggung jawab dalam kehidupan politik dan masyarakat , baik ditingkat lokal , nasional, regional dan global
*Melaksanakan pemilihan presiden pada tanggal 9 juli 2014 di TPS 04 Kel. Semayan RT. 03 RW 02 Pada pukul 09.00
* Melaksanakan pemilihan wakil rakyat, seperti DPR, DPRD pada tanggal 9 April 2014 di TPS 04 Kel. Semayan RT. 03 RW 02 Pada pukul 09.00
*Mempertanggungjawabkan hasil pemilihan yang saya lakukan.
*Mempertanggungjawabkan segala yang saya kerjakan
*Akan melakukan pemilihan presiden, wakil presiden dan    wakil rakyat pada tahun 2019
2.       
Menjadikan warga masyarakat yang baik dan mampu menjaga persatuan dan integritas bangsa guna mewujudkan Indonesia yang kuat, sejahtera dan demokratis
*Menjadi panitia dalam acara “ Seminar  Sehari Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama” yang dilaksanakan oleh FORMULA ( Forum Pemuda Lintas Agama) pada tanggal 21 Juni 2014 di Sekretariat FKUB NTB di jln. Purbasari No. 5 Mayura Cakranegara
*Belajar disalah satu PTN di Unram dengan Jurusan PIPS Prodi PPKN semester IV
*Menjadi guru PPKn yang professional yang mampu menghasilkan siswa yang demokratis dan mampu menerapkan nilai-nilai pancasila.
3.
Menghasilkan mahasiswa yang berfikir komperhesif, analitis, kritis dan bertindak democratis.
*Mengkritisi kebijakan pemerintah
*Musyawarah
*Pemilihan Ketua tingkat pada semester I di Aula gedung A FKIP Unram pada pukul 02.30
*Melaksanakan Diskusi di kelas dalam mata kuliah hokum adat pada hari selasa 7 Maret di gedung E.
*Kritis terhadap kebijakan yang menurut saya tidak sesuai.
*Mengusulkan suatu kebijakan
*Menentukan saran dan kritik tentang suatu kebijakan
4.
Mengembangkan kultur demokrasi , yaitu kebebasan, persamaan, kemerdekaan, toleransi, kemampuan menahan diri, kemampuan melakukan dialog , negosiasi, kemampuan mengambil keputusan serta  kemampuan berpatisipasi dalam kegiatana politik kemasyarakatan.
*Mengikuti Workshop Peraturan Perundangan Pelayanan Hak Sipil Agama Konghucu di Hotel Jayakarta Senggigi Lombok pada pukul 16.00- 22.00 yang  dilaksanakan oleh Kanwil Kemenag Provinsi NTB

*Memberikan kebebasan kepada siapa saja yang berpendapat. Misalkan kita sedang melakukan diskusi di dalam kelas atau ingin berpendapat mengenai saya.
*Menjadi anggota LSM
5.
Membentuk mahasisiwa menjadi good and responsible citizen ( warga negarayang baik dan bertanggung jawab) melalui penanaman moral dan keterrampilan sosial sehingga kelak mereka mampu memahami dan memecahkan persoalan-persoalan actual kenegaraan, seperti toleransi, perbedaan pendapat, bersikap empati, menghargai pluralitas , kesadaran hokum dan etib sosial, menjunjung tinggi HAM, mengembangkan demokratisasi dalam berbagai lapangna kehidupan dan menghargai kearifan lokal
*Menjaga tradisi dan budaya daerah kita serta memperkenalkannya dengan orang luar
*Menghargai pendapat teman yang berbeda
*Mentaati peraturan baik di kampus , di jalan dll.
*Mempertanggungjawabkan perbuatan yang telah saya kerjakan
*Menghargai perbedaan, seperti perbedaan pendapat.
*Memperkenalkan tradisin  “ Bau Nyale” kepada teman-teman saya yang berasal dari luar Lombok.



3.       
Penilaian saya terhadap kehadiran mata kuliah PKn bagi mahasiswaa terkait dengan  Civic Inteligent dalam mencerminkan fungsi yang diembannya adalah dengan adanya mata kuliah PKn maka mahasiswa akan berkembang dalam segi dimensi rasional, spiritual , sosial dan emosional. Mata kuliah PKn mengarkan kita sebagai mahasiswa yang kritis terhadap suatu permasalahan, taat terhadap agama , memiliki sikap sosial yang baik yang dapat membuat kita memiliki hubungan dan komunikasi yang baik antar sesama manusia. Apalagi kita sebagai calon guru yang mengajarkan pendidikan moral kepada siswa-siswa kita.
Berikutnya sebagai civic responsibility. Kita sebagai manusia khususnya sebagai mahasiswa memiliki hak dan kewajiban. Kedua-duanya harus dilaksanankan dengan seimbang, tidak berat sebelah dalam artian hanya menuntut hak saja akan tetapi tidak pernah melaksanakan kewajibannya begitu juga sebaliknya. Kita harus memiliki sikap tanggung jawab yang melandasi segala perbuatan dan ucapan kita. karena segala yang kita lakukan pada akhirnya akan kembali kepada diri kita sendiri baik itu perbuatan baik ataupun buruk.
Selanjutnya sebagai civic participation. Kita ebagai pemuda memiliki peran yang sangat penting bagi kemajuan bangsa. Kita pemuda sebagai Agent Of Change yang akan melakukan perubahan dengan berpartisipasi dalam upaya membangun bangsa dan Negara. Banyak hal yang bisa kita lakukan, misalkan besok ketika kita sudah menjadi seorang guru, sesuai dengan latar belakang kita sebagai pendidik dan pengajar mari kita didik anaka bangsa sebaik-baiknya agar anak bangsa cerdas. Banyak hal yang bisa kita lakukan dalam upaya membangun bangsa dan Negara sesuai dengan fungsi yang kita emban. Kalau bukan kita siapa lagi??

Sumber:

Masyuri dan Yuliatin. Pendidikan Kewarganegaraan.  2015. Mataram:FKIP Universitas Mataram.

Komentar

Postingan Populer