Proses Merariq Adat Sasak
Proses merariq adat sasak
disetiap daerah berbeda. Di
bawah ini akan di jabarkan salah satu tata
pelaksanaan perkawinan adat pada masyarakat suku sasak Nusa Tenggara Barat
yaitu sebagai berikut.
1. Bekemelean
Acara ini di lakukan oleh para pemuda
datang kerumah si gadis selepas pukul 17.30-23.00 malam.Para pemuda yang
mengunjungi rumah gadis .
Midang akan berakhir dengan lahirnya
kesepakatan di antara kedua belah pihak untuk melangsungkan perkawinan.
2. Merariq
Apabila seorang gadis sudah terangan
untuk kawin dengan pemuda yang mencintainya, langkah berikut adalah penentuan
waktu bagi mereka unttuk lari bersama.Waktu itu biasanya tidak lebih dari
stahun setelah terug dan ada kalanya begitu terug hanya beberapa hari kemudian
si gadis sudah bersedia untuk lari bersama. Membawa lari gadis yang sudah
menyetujui suatu perkawinan di sebut memaren atau memaling yang di laksanakan
pada waktu malam 6.30-7.30) faktor penyebab terjadinya perkawinan Merarik pada
masyarakat Suku sasak di lombok antara lain: Merupakan suatu kebiasaan yang
sudah ditetapkan dan diatur dalam hukum adat Suku Sasak.
3. Nyebaq
Nyebaq, orang tua membiarkan anak
gadisnya tidak kembali kerumah karena orang tua sudah tau bahwa anakny pasti di
bawa oleh pemuda untuk dikawininya. Gadis tersebut di sembunyikan dirumah
keluaga pemuda dan tidak di perbolehkan untuk keluar rumah.
4. Masejati
Merupakan kegiatan pertama yang di
lakukan oleh pihak gadis di bawa lari.selambat-lambatnya 3 hari setelah memaren
di kirim pemberitahuan kepada orang tua sigadis melalui kepala kampung(keliang)
di mana sigadis dan orang tuanya berdomisilii. pengertian lain sejati adalah
pemberitahuan oleh orang tua sigadis kepada kelian bahwa anaknya telah hilanh
di ambil orang untuk dikawininya sacara sah.
5. Pemuput Selabar
Merupakan hari yang telah di tentukan
untuk melaksanakan pemuput selabar biasanya 3 hari setelah sejati.Upacara
dimaksudkan untuk membicarakan jumlah ajigama dan ajikrama sebagai upaya untuk
dapat melangsungkan akad nikah atau berbagai upacara lainnya menjelang akad
nikah.istilah pemput selabar dipergunakan di kandang kaoq dan desa-desa
sekitarnya.Ajikrama adalah sejumlah pembayaran yang telah ditetapkan oleh adat.
6. Sorong Serah
Merupakan upacara khusus untuk
membayar ajikrama yang sudah di sepakati pada waktu melakukan pemuput pelabar yang biasanya di lakukan setelah 5
hari pemuput pelabar dan waktu tersebut digunakan oleh pihak keluarga si pemuda
di persiapkan segala Sesuatu yang di perlukan sebagai ajikrama dan kirangan.
Upacara sorong serah adalah upacara yang penting sebelum akad nikah.
7. Naekang Lekoq
Merupakan upacara yang dilakukan oleh
dua orang dari anggota keluarga terdekat dari pihak laki-laki dan wanita.
Utusan tersebut membawa bakul kecil yang didalamnya diisi sirih, pinang, lampu
yang terbuat dari buah jarak kering.maksud dari kedatangannya menyerahkan bakul
kecil dengan isinya sabagi symbol bahwa kedua belah pihak telah bersatu dan
karna itu meminta pengesahan dan berkah.Upacara naekang lekoq dihadapan tuan
lokaq kampung .tuan lokaq jabatan dalam masyarakat yang mewakili seluruh
penduduk kampung dalam tanggung jawab
pelaksanaan adat.
8. Nyongkol
Merupakan upacara mengunjungi rumah
orang tua calon pengantin wanita oleh kedua calon pengantin dengan diiringi
oleh keluarga dan kenalan dalam suasana penuh kemeriahan. Tujuannya adalah
untuk menampakkan dirinya secara resmi dihadapan orang tuanya dan
keluarga-keluarga bahkan juga kepada seluruh masyarakat sambil meminta maaf
serta memberi hormat pada kedua orang tua calon pengantin wanita tetapi sebelum
dilakukan nyongkol terlebih dahulu kedua calon mempelai dipiyas(di hias) dengan
menggunakan pakaian adat. Calon pengantin mengenakan kain batik dan diatas kain
batik di lilitkan sabuk atau stagen yang langsung berfungsi sebagai baju. Calon
pengantin laki-laki mengenakan kain batik dodot seta geratin dikepalanya di
gunakanpetitis.Kedua calon pengantin yang sudah siap dengan pakaian adatnya
langsung menuju rumah calon pengantin wanita, kedua calon pengantin langsung
menterbu pintu rumah orang tua pengantin wanita kemudian menyalami kedua orang
tuanya.Pertemuan ini adalah perpisahan bagi pengantin wanita yang sering
diwarnai denagn tetesan air mata. Demikian upacara nyongkol tersebut dapat di
anggap selesai dimana rombongan yang mengiringi tadi diberikan suguhan minuman
ringan seperti the, kopi atau kelapa muda . Upacara nyongkol sebenarnya sama
dengan upacara persandingan pengantin. Karena upacar ini juga bertujuan
memperlihatkan kedua pengantin yang kawin kepada umum, sambil member kesempatan
bagi teman dan kenalan memberikan acara selamat dan hadiah hadiah perkawinan.
Di bima upacara ini disebut dende atau pamaco
9. Bedak Keramas
Adalah upacara kecil yamg di lakukan
oleh kedua mempelai sekembalinya dari
nyongkol. Upacara ini di lakukan dirumah calon pengantin laki-laki dan di pmpin
oleh inaq keliang (isteri kepala
kampong) jalan upacara adalah sebagai berikutInaq keliang mengeramasi kepala
kedua calon pengantin dengan bedak langeh yakni adonan kelapa parut, knyit srta
beras sekadarnya. Bedak langeh dugunakan dalam upacara bedak keramas itu yang
telah sebelumnya telah di berikan berkah berupa do’a kyai oleh kampung. Setelah
keduanya dibedak keramasi keduanya dipersilahkan membersihkan diri pada tempat
yang berlainan. Dan setelah itu keduanya memakai pakaian yang bersih, dimana
keduanya siap untuk memasuki akad nikah, dengan mana mereka di antarkan mmasuki
hidup bersama yang sah menurut ajaran agama islam yang di anutnya.
Sumber:
Zuhdi, Harfin. Praktik Merarik “
Wajah Sosial Masyarakat Sasak “. 2012. Mataram. IAIN Mataram.

Komentar
Posting Komentar